Jembatan Perintis Garuda Kodim 0824/Jember Rem 083/Bdj Capai 95 Persen, Wujud Nyata TNI Hadir Membangun Akses Masyarakat Tempurejo

JEMBER,Waskita24.com Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menjadi salah satu program karya bakti Kodim 0824/Jember Rem 083/Bdj  terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini progres pembangunan jembatan yang berlokasi di Kali Advor, RT 02 RW 14 Dusun Bandialit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, telah mencapai 95 persen. Jumat (19/06/2026).

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan akses transportasi masyarakat, khususnya warga sekitar yang selama ini membutuhkan jalur penghubung yang lebih aman dan memadai. Jembatan dengan panjang 15 meter dan lebar 3 meter ini memiliki kapasitas tonase hingga 15 ton serta mampu memberikan manfaat bagi sekitar 1.200 jiwa atau 700 Kepala Keluarga.

Dalam pelaksanaan pembangunan, sejumlah tahapan pekerjaan telah berhasil diselesaikan, di antaranya pembongkaran jembatan lama, pembuatan jembatan darurat, pemasangan gelagar jembatan menggunakan WF baja, pemasangan pembatas jembatan, pengerjaan lantai beton, rabat jalan, hingga peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT).

Kegiatan pembangunan melibatkan personel TNI sebanyak 3 orang, konsultan 1 orang, serta masyarakat sekitar sebanyak 20 orang yang secara bersama-sama mendukung percepatan penyelesaian pembangunan.

Bati Tuud Koramil 0824-09/Tempurejo Peltu M. Ali Sutego menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam penyediaan sarana prasarana yang dapat menunjang aktivitas warga.

"Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Dengan progres yang sudah mencapai 95 persen, kami berharap keberadaan jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik untuk mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan perekonomian warga, maupun memperlancar mobilitas masyarakat," ungkap Peltu M. Ali Sutego.

Lebih lanjut disampaikan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga teknis, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam kelancaran pembangunan tersebut. Semangat gotong royong yang terjalin menunjukkan kepedulian bersama dalam membangun fasilitas yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik serta mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Andongrejo dan sekitarnya.



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama