JEMBER,Waskita24.com Dalam rangka mencari solusi terhadap permasalahan pendangkalan aliran sungai di kawasan Pelawangan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Muspika Puger bersama perwakilan nelayan dan tokoh masyarakat melaksanakan rapat koordinasi, Selasa (06/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri Camat Puger Asrah Joyo Widono, S.Kep., S.H., M.S. beserta Satpol PP, Batituud Koramil 0824/21 Puger Peltu Faruk, perwakilan Unit Intel Puger, perwakilan nelayan, Kepala Desa Puger Kulon dan Kepala Desa Puger Wetan, serta tokoh masyarakat.
Dalam rapat tersebut, para nelayan menyampaikan keluhan terkait kondisi aliran sungai di kawasan Pelawangan yang mengalami pendangkalan. Kondisi tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas nelayan, khususnya akses keluar masuk perahu menuju kawasan perairan.
Menanggapi kondisi tersebut, perwakilan nelayan menyampaikan rencana pengerukan secara swadaya sebagai langkah darurat untuk mengatasi pendangkalan. Namun demikian, pelaksanaan pengerukan tetap akan dikoordinasikan dan diajukan kepada dinas atau instansi terkait agar dapat dilakukan sesuai ketentuan dan aspek teknis yang berlaku.Batituud Koramil 0824/21 Puger Peltu Faruk menyampaikan bahwa TNI melalui Koramil akan terus mendukung upaya koordinasi antara nelayan, pemerintah desa, Muspika dan instansi terkait.
“Kami mendukung upaya penyelesaian permasalahan pendangkalan ini melalui koordinasi dan musyawarah. Kepentingan masyarakat, khususnya para nelayan, harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap langkah yang ditempuh dapat memberikan solusi terbaik serta tetap memperhatikan aturan dan aspek keselamatan,” ujar Peltu Faruk.
Hasil rapat menyepakati perlunya koordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait serta penanganan kondisi darurat secara terukur. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.


.jpeg)