JEMBER,Waskita24.com Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Sungai Mrawan, Dusun Lengkong Barat RT 01 RW 03, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas masyarakat. Pembangunan jembatan gantung yang dimulai pada 12 September 2026 tersebut dilaksanakan oleh jajaran Kodim 0824/Jember dengan melibatkan personel TNI, konsultan, dan masyarakat setempat. Progres persiapan pembangunan telah mencapai 50 persen, Senin (26/10/2026).
Jembatan yang direncanakan memiliki panjang 55 meter dan lebar 1,5 meter ini dibangun untuk mendukung kelancaran mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Keberadaannya diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat menuju berbagai fasilitas umum, termasuk jalur pendidikan yang digunakan anak-anak sekolah. Berdasarkan data sasaran, pembangunan ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 1.250 jiwa atau 235 kepala keluarga, termasuk 250 siswa yang membutuhkan akses perjalanan yang aman dan mudah.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan melibatkan 18 personel TNI, satu orang konsultan, serta 10 warga masyarakat. Sejumlah material konstruksi juga telah didatangkan untuk mendukung tahapan pekerjaan, antara lain 50 batang besi ukuran 12, dua truk pasir, satu truk batu koral, dua truk batu pecah, serta 30 sak semen. Sinergi antara personel TNI, tenaga konsultan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan sesuai tahapan yang direncanakan.
Danramil 0824-08/Mayang Kapten Inf Sarjo menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemudahan akses dan mendukung kegiatan ekonomi maupun pendidikan. Ia berharap keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan dapat memperkuat semangat gotong royong serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya digunakan bersama. Dengan demikian, jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Mrawan dan sekitarnya.
Berdasarkan laporan pelaksanaan per 26 Oktober 2026, pekerjaan masih berada pada tahap persiapan dengan progres mencapai 50 persen. Tahapan pembesian lantai beton tercatat sebesar 5 persen, sementara sejumlah pekerjaan lanjutan, termasuk pemasangan gelagar baja, pembatas jembatan, dan pekerjaan pendukung lainnya, masih menunggu pelaksanaan sesuai rencana. Kondisi lokasi pembangunan dilaporkan aman, dengan cuaca cerah pada pagi hari, mendung pada siang hari, dan hujan pada sore hari.
Kodim 0824/Jember melalui jajaran kewilayahan akan terus mendukung pelaksanaan pembangunan dengan memperhatikan koordinasi, keselamatan kerja, dan kondisi lapangan. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda di Desa Mrawan diharapkan menjadi sarana penghubung yang bermanfaat bagi masyarakat, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kecamatan Mayang.


