JEMBER,Waskita24.com Pemilihan Langsung Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2026–2034 Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif pada Kamis (11/06/2026) di Pendopo Kantor Desa Tanggul Wetan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Tanggul, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, para calon anggota BPD, serta warga masyarakat dengan jumlah kehadiran sekitar 100 orang. Pemilihan dilaksanakan secara langsung sebagai bentuk demokrasi desa dalam menentukan wakil masyarakat di lembaga BPD.
Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanggul Amsori mewakili Camat Tanggul, Kapolsek Tanggul AKP Facthur Rahman, S.H., Danramil 0824/16 Tanggul Kapten Inf. H.M. Kholil Adnan, Pj. Kepala Desa Tanggul Wetan Sahibudin, S.A.P., Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tanggul Wetan, serta panitia penyelenggara.
Proses pemungutan dan penghitungan suara berjalan lancar hingga penetapan calon terpilih. Dari Dusun Curah Bamban, Ida Nurida memperoleh suara terbanyak dengan 28 suara. Sementara dari Dusun Krajan, Sulton Akabr memperoleh 16 suara dan Heri Purnomo memperoleh 15 suara.
Pengamanan kegiatan melibatkan personel Koramil 0824/16 Tanggul, Polsek Tanggul, serta Satpol PP Kecamatan Tanggul sehingga seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung dengan tertib tanpa adanya gangguan keamanan.Danramil 0824/16 Tanggul Kapten Inf. H.M. Kholil Adnan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga suasana kondusif selama pelaksanaan pemilihan.
“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat serta kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilihan anggota BPD ini. Pemilihan yang berlangsung aman, tertib, dan demokratis menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi. Semoga anggota BPD yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadi mitra pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Desa Tanggul Wetan,” ujar Danramil.
Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif serta menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang demokratis dan partisipatif.


.jpeg)