Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Bangsalsari Capai 90 Persen, Wujud Nyata Kepedulian TNI Untuk Masyarakat

 

JEMBER,Waskita24.com Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang dilaksanakan oleh Kodim 0824/Jember di Dusun Krajan, Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga Kamis (11/06/2026), pembangunan jembatan yang menjadi akses vital masyarakat tersebut telah mencapai progres 90 persen.

Jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter ini dibangun untuk menghubungkan aktivitas warga yang selama ini terkendala oleh kondisi sungai dengan lebar sekitar 30 meter. Kehadiran jembatan tersebut nantinya akan memberikan manfaat bagi sekitar 750 jiwa atau 125 Kepala Keluarga serta mempermudah akses bagi sekitar 150 pelajar yang setiap hari melintasi wilayah tersebut.

Saat ini pekerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi penyelesaian lantai beton jembatan dan rambatan jalan, peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT), serta penyempurnaan beberapa bagian konstruksi. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat.

Danramil 0824/15 Bangsalsari Kapten Arm Ardi Kusuma menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga.

Sementara itu, salah satu Babinsa yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa keberadaan jembatan ini sangat dinantikan masyarakat. “Kami bersama warga bekerja secara gotong royong agar pembangunan dapat segera selesai dan dimanfaatkan masyarakat. Jembatan ini akan memperlancar akses pendidikan, perekonomian, serta aktivitas sehari-hari warga,” ujarnya.

Dengan capaian progres 90 persen, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat Desa Banjarsari dan sekitarnya.



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama