JEMBER,Waskita24.com Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, masyarakat Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember menggelar kegiatan Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim pada Rabu Malam (17/06/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai tersebut dihadiri oleh sekitar 1.000 jamaah dan berlangsung dengan tertib, aman, serta penuh khidmat.
Pada kegiatan tersebut, Babinsa Desa Yosorati Koramil 0824-17/Sumberbaru, Serka Danang Widianto, hadir memenuhi undangan sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Hadir pula Kepala Desa Yosorati, KH. Moch. Muksin Bais, KH. Muslim Ikrom selaku penceramah, KH. Qosim selaku Ketua Syuriah MWCNU Sumberbaru, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tahlil, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Hizbul Wathan, sambutan panitia dan kepala desa, penyerahan santunan kepada anak yatim, ceramah agama, doa bersama, hingga penutupan.
Danramil 0824-17/Sumberbaru Kapten Inf Abdul Muntholib memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi ajang memperkuat kepedulian sosial dan persatuan di tengah masyarakat.
“Kegiatan pengajian dan santunan anak yatim seperti ini memiliki nilai yang sangat positif. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian bersama. Saya mengapresiasi seluruh panitia, tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan,” ungkap Kapten Inf Abdul Muntholib.
Lebih lanjut, Danramil menegaskan bahwa Koramil 0824-17/Sumberbaru akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang bersifat positif, baik di bidang keagamaan, sosial, maupun kebangsaan. Menurutnya, sinergitas antara TNI, pemerintah desa, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat merupakan modal utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan wilayah.
Kegiatan Pengajian dan Santunan Anak Yatim dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 H tersebut berakhir dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial masyarakat Desa Yosorati.

.jpeg)
