JEMBER,Waskita24.com Upaya pencegahan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus digencarkan melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan metode fogging atau pengasapan di wilayah Kecamatan Sukowono. Pada Rabu (15/04/2026), Babinsa Desa Sukosari Koramil 0824-04/Sukowono, Serda Wahyono, melaksanakan pendampingan kegiatan fogging yang digelar oleh Puskesmas Sukowono bersama relawan di Dusun Patemon Kidul Sawah, Desa Sukosari.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kepala Desa Sukosari Ahmad Romadlon, Bhabinkamtibmas Sukosari Aipda Eko P, perangkat desa, tenaga kesehatan Puskesmas Sukowono, serta masyarakat setempat. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam upaya menekan angka penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan jentik nyamuk di sejumlah titik rawan, seperti bak mandi, tempat penampungan air, serta barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Selain itu, dilakukan pula fogging di area pemukiman warga guna membasmi nyamuk dewasa yang berpotensi menyebarkan virus DBD.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diberikan sosialisasi terkait gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta menimbun atau mengubur barang bekas yang dapat menampung air hujan. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Danramil 0824-04/Sukowono, Kapten Cke Aliyil Abror dalam tanggapannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan masyarakat. “Kami sangat mendukung kegiatan fogging ini sebagai langkah preventif dalam mencegah penyebaran DBD. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, tidak hanya saat fogging, tetapi juga dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui pola hidup sehat,” ujarnya.
.jpeg)
.jpeg)
