Semangat Gotong Royong, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV di Ledokombo Terus Dikebut

JEMBER,Waskita24.com Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kecamatan Ledokombo terus menunjukkan progres yang positif. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (12/04/2026) ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah, khususnya antara Dusun Juroju dan Dusun Karanganyar, Desa Sumbersalak, Kabupaten Jember.

Sejak dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, proses pembangunan jembatan dengan panjang 5 meter dan lebar 2 meter tersebut berjalan lancar. Sejumlah pekerjaan utama telah menunjukkan perkembangan signifikan, di antaranya pembersihan lahan, pemasangan bouplang, serta penggalian pondasi yang telah mencapai 100 persen. Sementara itu, pemasangan pondasi batu belah dan droping material masing-masing telah mencapai 75 persen.

Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, masyarakat, serta tenaga teknis dan tukang, yang bahu-membahu dalam pelaksanaan pembangunan. Kehadiran Babinsa sebagai ujung tombak kewilayahan turut memberikan motivasi bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan infrastruktur desa.

Danramil 0824-06/Ledokombo, Kapten Arm Abdul Azis, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

“Kami sangat mendukung percepatan pembangunan jembatan ini karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas warga. Selain mempermudah akses transportasi, jembatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ujar Kapten Abdul Azis.

Lebih lanjut, dirinya juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang tetap terjaga. Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan di wilayah pedesaan.

Dengan kondisi cuaca yang cerah dan situasi wilayah yang aman serta kondusif, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Ledokombo.



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama