PSJM TW II Kodim 0824/Jember, Tingkatkan Kesiapan Jasmani dan Profesionalisme Prajurit

JEMBER,Waskita24.com Kodim 0824/Jember kembali menggelar kegiatan Latihan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) Triwulan II Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya pembinaan fisik prajurit secara terukur dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (14/04/2026) bertempat di Pemandian Patemon, Dusun Krajan II, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, dengan melibatkan 117 personel.

Latihan dipimpin langsung oleh Dandim 0824/Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., selaku Danlat. Adapun materi yang dilatihkan meliputi Hanmars dan Renang Militer Dasar, yang merupakan bagian penting dalam menunjang kesiapsiagaan jasmani prajurit di lapangan.

Kegiatan diawali dengan kedatangan peserta secara bertahap, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan (Rikes) serta pengecekan personel oleh Peltu Wawan selaku Batih Opslat. Selanjutnya, para koordinator materi memberikan pengarahan teknis guna memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan sesuai prosedur.

Dalam arahannya, Kormat Hanmars Kapten Inf M. Kholil Adnan menekankan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap jalur yang telah ditentukan serta pengamanan di setiap pos. Sementara itu, Kormat Renang Militer Dasar Kapten Inf Abdul Muntolib menyampaikan bahwa latihan renang tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan, namun juga sebagai sarana terapi fisik bagi prajurit.

Pelaksanaan latihan diawali dengan senam pemanasan guna menghindari cedera, kemudian dilanjutkan Hanmars yang menguji daya tahan serta kekuatan fisik prajurit. Setelah menyelesaikan rute Hanmars, kegiatan dilanjutkan dengan materi Renang Militer Dasar sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dasar militer.

Kapten Inf I Gusti Putu Ariya Wibawa selaku Sipam Opslat memberikan tanggapan bahwa kegiatan PSJM ini merupakan indikator penting dalam menilai kesiapan jasmani prajurit. “Latihan ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan tolok ukur kemampuan fisik prajurit yang harus selalu dipelihara dan ditingkatkan. Kami juga menekankan kepada seluruh peserta agar selalu mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan dalam setiap tahapan latihan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberhasilan latihan tidak hanya diukur dari pencapaian individu, tetapi juga dari kedisiplinan dan kekompakan selama kegiatan berlangsung. Hal ini menjadi cerminan profesionalisme prajurit dalam menghadapi tugas-tugas ke depan.



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama