JEMBER,Waskita24.com Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dilaksanakan oleh Kodim 0824/Jember di wilayah Dusun Bandialit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Senin (20/04/2026), progres pembangunan telah mencapai 30 persen, ditandai dengan selesainya tahap pembongkaran jembatan lama serta pembangunan jembatan darurat guna menjaga akses mobilitas warga.
Jembatan dengan panjang 8 meter dan lebar 3 meter ini dibangun di atas aliran Kali Cawang dengan tonase mencapai 15 ton, sehingga diharapkan mampu menunjang aktivitas perekonomian masyarakat setempat. Pembangunan ini ditujukan untuk memberikan manfaat langsung kepada sekitar 1.200 jiwa atau 700 Kepala Keluarga yang selama ini bergantung pada akses penghubung tersebut.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap persiapan struktur lantai jembatan, di mana pembesian telah selesai dilaksanakan. Namun demikian, beberapa tahapan masih dalam proses, seperti pemasangan gelagar baja (WF), pengerjaan lantai beton, peninggian tembok penahan tanah (TPT), serta pemasangan pembatas jembatan. Kendala yang dihadapi di lapangan antara lain keterbatasan material tertentu yang masih dalam proses pengiriman.
Danramil 0824-09/Tempurejo, Kapten Inf Syaifudin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan sinergi antara TNI, tenaga teknis, dan masyarakat guna memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus mendorong percepatan pekerjaan dengan tetap mengedepankan kualitas dan keamanan konstruksi, sehingga nantinya jembatan ini benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” tegasnya.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan 3 personel TNI, 1 tenaga konsultan, serta partisipasi aktif 20 warga setempat. Dengan kondisi cuaca yang relatif mendukung, diharapkan pembangunan dapat terus berjalan lancar hingga tahap penyelesaian.


.jpeg)