JEMBER,Waskita24.com Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Puger pada Sabtu (28/03/2026) mengakibatkan sebuah pohon kelapa roboh dan menimpa atap rumah milik warga di Dusun Krajan Timur, Desa Mlokorejo. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WIB dan menyebabkan kerusakan pada bagian atap rumah milik Sdr. Babun (58), seorang buruh tani.
Berdasarkan kronologi, angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba menyebabkan pohon kelapa di sekitar rumah korban tumbang dan mengenai bangunan. Tidak lama berselang, Ketua RT setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun dan dilanjutkan kepada Kepala Desa Mlokorejo. Selanjutnya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas segera dihubungi untuk melakukan penanganan awal di lokasi kejadian.
Sekitar pukul 18.30 WIB, unsur tiga pilar Desa Mlokorejo langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan pengecekan serta memastikan kondisi warga dalam keadaan aman. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp10 juta.
Menanggapi kejadian tersebut, Danramil 0824-21/Puger Kapten Arm Hendera Faizar menyampaikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat bersama aparat terkait untuk membantu masyarakat yang terdampak. “Kami bersama tiga pilar langsung turun ke lokasi untuk memastikan situasi aman dan membantu penanganan awal. Besok pagi akan dilaksanakan karya bakti bersama warga guna memperbaiki kerusakan sementara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapten Arm Hendera Faizar menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana atau musibah. “Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami dalam membantu kesulitan rakyat di wilayah binaan,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, rencana pengajuan bantuan juga akan dilakukan kepada BPBD Kabupaten Jember, Pemerintah Kabupaten Jember, serta Dinas Sosial melalui Tagana Kecamatan Puger guna mendukung perbaikan rumah warga yang terdampak.
Situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali, serta gotong royong masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascakejadian.
.jpeg)

