JEMBER,Waskita24.com Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Dusun Karangpakel Desa Badean Kecamatan Bangsalsari dengan Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember resmi dimulai melalui kegiatan ground breaking yang dilaksanakan secara video conference (vidcon), Senin (30/03/2026).
Kegiatan ini terhubung langsung dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta tokoh masyarakat setempat. Ground breaking dimulai pukul 08.03 WIB hingga selesai pukul 09.15 WIB, berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0824/Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., Kasdim 0824/Jember Mayor Czi Slamet Wahyudi, perwakilan Polres Jember, Kejaksaan Negeri Jember, Perhutani, para camat, dan kepala desa dari wilayah terdampak pembangunan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, penayangan sejarah singkat jembatan, kemudian dilanjutkan prosesi simbolis ground breaking bersama Pangdam V/Brawijaya secara vidcon. Kegiatan juga diisi dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta sesi komunikasi langsung antara Pangdam dan jajaran di wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0824/Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
“Pembangunan jembatan ini memiliki nilai strategis yang sangat penting bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai akses penghubung, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan warga di kedua wilayah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh unsur terkait akan terus mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.
“Kami berkomitmen untuk mendukung penuh percepatan pembangunan ini. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga serta mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan jembatan ini nantinya akan sangat membantu mobilitas warga, terutama dalam kegiatan ekonomi dan sosial yang selama ini terkendala akses.



